Cara Sederhana Membuka Ilmu Gaib
Mediametafisika.com
- Di dunia ini, ada orang-orang diberi kelebihan oleh Tuhan hingga
punya kemampaun supranatural meskipun dia tidak pernah belajar. Ada pula
orang yang diberi kemudahan untuk mempelajari berbagai ilmu sehingga ia
bisa punya banyak kemampuan dalam waktu singkat. Ada juga orang yang
kesulitan dalam mempelajari ilmu, padahal dia sudah tekun berusaha. Jika
Anda termasuk golongan yang terakhir, maka jangan pesimis dulu. Masih
banyak jalan untuk membuka pintu keilmuan Anda.
Banyak orang
belajar ilmu gaib selama bertahun-tahun, tetapi tidak ada hasil yang
memuaskan. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena ilmu yang dipelajari
sudah tidak asli tata-caranya atau mempelajari ilmu palsu. Banyaknya
Ilmu palsu dan ilmu yang tidak asli tradisinya biasanya adalah ulah
oknum paranormal yang tidak bertanggung jawab.
Jangan mudah
percaya kepada orang yang katanya bisa membuka aura, cakra atau hijab
gaib sehingga orang bisa dengan cepat menguasai ilmu gaib dan bisa masuk
alam gaib. Sesungguhnya hati Anda hanya bisa terbuka oleh usaha Anda
sendiri. Orang lain hanya bisa membantu mengarahkan dan memberi tahu
caranya.
Sebab kegagalan lainnya adalah ketidaktahuan akan
hakekat ilmu yang dipelajarinya. Orang yang belajar ilmu gaib seharusnya
tahu "dari mana sumber kekuatan ilmu gaib dan bagaimana proses atau
cara kerja ilmu gaib", atau mungkin dia berguru pada pada paranormal
palsu yang ilmunya pastinya palsu.
Sahabat pembaca
mediametafisika.com,
kami akan mengupas dua hal pokok yang seharusnya menjadi pengetahuan
awal bagi Anda yang ingin belajar ilmu gaib. Pengetahuan ini akan sangat
membantu dalam membuka pintu kekuatan gaib di tubuh.
Sumber Kemampuan Supranatural
Aliran hikmah dan kejawen sepakat bahwa sumber kekuatan ilmu gaib
adalah khodam. Namun kedua aliran tersebut berbeda pendapat mengenai
pengertian khodam. Aliran kejawen beranggapan bahwa khodam atau
prewangan adalah jenis makhluk tertentu yang memang diciptakan Tuhan
untuk membantu manusia. Menurut faham kejawen, khodam bukanlah jin dan
bukanlah malaikat, melainkan makhluk gaib khusus yang berfungsi
menimbulkan kekuatan supranatural pada manusia sakti atau benda bertuah.
Sedangkan aliran hikmah yakin bahwa "khodam" sebetulnya hanyalah
julukan bagi Jin atau Malaikat yang membantu manusia. Pendapat ini
setidaknya bedasarkan dua alasan sebagai berikut: Pertama, Khodam dalam
bahasa Arab berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu
mengikuti. Dalam bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun
dan body guard juga bisa disebut sebagai khodam.
Kedua, Bukankah
dalam Al-Quran sudah diterangkan bahwa Allah hanya menciptakan hambanya
dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia dan Jin. Kalaupun ada
yang istilah "khodam", maka tidak lain hanyalah nama alias untuk ketiga
jenis makhluk tersebut. Seperti halnya "setan", sebetulnya bukanlah
jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin dan manusia yang suka
berbuat kejahatan. Saya pribadi lebih suka dengan pendapat aliran hikmah
karena mempunyai alasan yang kuat. Untuk tahu lebih banyak tentang
khodam, pembaca bisa baca artikel kami yang sebelumnya tentang khodam
malaikat dan khodam jin
Keajaiban yang ditimbulkan oleh ilmu gaib
berbeda dengan mukzijat. Perbedaannya terletak pada prosesnya dan siapa
yang menerimanya. Mukzijat hanya diterima oleh nabi/rasul dan prosesnya
tanpa perantara, tidak ada perantara malaikat/jin yang menyebabkan nabi
Musa bisa membelah lautan dan tongkatnya menjadi ular. Kejadian
mukjizat langsung dari perintah Allah "kun fa yakun!". Mukjizat tidak
bisa dipelajari atau diusahakan oleh manusia, termasuk nabi, nabi hanya
menerima dan tidak berkuasa menolak kekuasaan Allah.
Sedangkan
keajaiban yang ditimbulkan ilmu gaib sebenarnya adalah fungsi khodam
yang sudah menyatu dengan pemilik ilmu gaib. Misalnya orang yang
kulitnya kebal senjata tajam, sebetulnya kulitnya diselimuti enegi gaib
oleh khodam sehingga senjata yang hendak menyentuh kulit terhalang dan
tidak bisa menembus. Proses ini serupa dengan atmosfer bumi yang ketika
ada meteor jauh maka akan mengalami gesekan hingga meteor terbakar dan
habis, dengan begitu mahluk bumi menjadi aman dari meteor yang
berjatuhan.
Ilmu Gaib bisa dipelajari atau diusahakan. Usaha
untuk memperoleh ilmu gaib bisa dengan puasa, wirid mantra, meditasi,
pengisian (bila ada guru) dan lain-lain. Khodam yang akan menjadi ruh
ilmu gaib pun berbeda-beda tergantung jenis ilmu dan siapa yang
mengamalkan ilmu tersebut. Untuk amalan yang murni bersumber dari
Al-Quran, IsyaAllah, khodamnya adalah malaikat. Ilmu Kejawen, kebanyakan
berkhodam Jin muslim atau jin non-muslim tergantung siapa yang
mengamalkannya dan niat memiliki ilmu tersebut.
Sifat Khodam Ilmu Gaib
Saya yakin, sebagian dari Anda menjadi takut mempelajari ilmu gaib
setelah tahu bahwa kekuatannya sebetulnya berasal dari makhluk gaib
(khodam). Ketahuilah bahwa jin yang menjadi khodam suatu ilmu berbeda
sifatnya dengan jin pengganggu. Khodam adalah jin yang bersifat pasif.
Dia tidak bisa mempengaruhi pikiran Anda dan tidak bisa menampakan diri.
Meskipun khodam selalu mengikuti Anda, dia tidak akan berkomentar
apapun tentang tindakan Anda. Khodam juga tidak bisa berkomunikasi
dengan Anda, kecuali Anda menguasai ilmu untuk berkomunikasi dengan
khodam. Jadi intinya, meskipun ratusan khodam mengikuti Anda, Anda
tetaplah diri Anda yang merdeka, boleh melakukan apa saja sesuka hati.
Anda tidak perlu takut dengan khodam karena khodam sepenuhnya hanya akan
membantu Anda tanpa minta imblan dan tidak mengganggu.
Mengapa harus puasa dan baca mantra?
Hakekat puasa dalam ilmu gaib adalah untuk mempermudah penyatuan khodam
dengan pemilik ilmu. Bukan berarti tanpa puasa ilmu tidak bisa
dikuasai. Jika ada guru sakti yang bersedia mengisi Anda, maka Anda
langsung bisa memiliki ilmu tanpa melelui proses puasa/ritual. Kekuatan
hasil pengisian tergantung seberapa besar kesaktian guru yang mengisi
Anda. Sedangkan jika Anda puasa/ritual sendiri, maka kekuatan yang
dihasilkan tergantung penghayatan dan kesungguhan Anda dalam menjalani
puasa/ritual.
Mantra adalah sarana untuk memanggil khodam. Sahabat pembaca
mediametafisika.com,
Saat Anda membaca mantra, beberapa khodam yang sifatnya sama dengan
mantra yang Anda baca langsung datang mengitari Anda. Khodam-khodam itu
tidak bisa lagsung bersatu dengan tubuh Anda karena berlainan materi
penyusun tubuh. Jin terbuat dari api (panas) dan Anda terbuat dari tanah
(netral), maka agar mempermudah penyatuan khodam dengan diri Anda anda
harus mengosongkan perut hingga tubuh Anda lemah dan terasa panas.
Lemahnya tubuh Anda saat berpuasa juga mempermudah penyatuan khodam.
Logikanya, tubuh lemah adalah karena kekurangan energi, maka ada
kesempatan bagi khodam untuk mengisi kekurangan energi di tubuh Anda.
Ilmu yang sudah ada pada diri Anda bisa bertambah kuat dan juga bisa
melemah tergantung kerajinan Anda dalam merawat ilmu tersebut. Merawat
ilmu sama artinya dengan menjaga hubungan antara khodam dan Anda.
Semakin kuat ikatan antara Anda dan khodam, kekuatan ilmu Anda semakin
kuat. Cara merawat suatu ilmu adalah dengan membaca mantranya rutin pada
waktu yang ditentukan. Semakin khusyuk dan banyak wirid mantra maka
semakin besar pula kekuatan ilmu Anda.
Cara Membuka Pintu Ilmu Gaib
Jika Anda termasuk orang yang sering gagal dalam mempelajari ilmu gaib
atau tidak menemukan guru sakti yang bersedia mengisikan ilmu ke tubuh
Anda. Maka lakukanlah cara berikut ini. Semoga dengan cara yang saya
berikan, Anda akan mudah menguasai ilmu gaib meskipun Anda hanya belajar
dari buku. Jika anda tidak mengerti bahasa arab, maka gunakan cara yang
kedua. Amalan membuka ilmu gaib, disebut juga amalan untuk untuk
ketajaman mata hati.
Cara I, cocok bagi yang senang dengan aliran Hikmah
Selama 4o hari, setiap selesai salat, terutama magrib dan subuh atau
ketika Anda selesai salat malam (tahajud), lakukanlah wirid berikut ini.
-Membaca Surat Al-Fatihah x 7 ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW.
-Membaca Surat Al-Fatihah x 7 ditujukan kepada Wali Ghauts hadzaz-zamani.
-Membaca Ya Sayyidi Ya Rasulullah selama 30 menit dengan khusyuk.
-Jika Anda punya waktu, maka Membaca kalimah toyyibah “la ilaha illallah” 3000 kali atau semampunya.
Dengan amalan ini, hati akan terang, pintu ilmu gaib akan terbuka,
sehingga Anda akan mudah dalam menguasai bermacam-macam ilmu gaib.
Cara II, cocok bagi yang senang dengan aliran Kejawen
Agar hati selalu memancarkan nur atau cahaya yang mengantarkan manusia
pada posisi yang baik dan selalu beruntung, dapat diupayakan dengan
segala aktivitas yang bertujuan untuk membersihkan hati. Diantara cara
itu adalah laku prihatin, semisal puasa dan melakukan ajaran para
leluhur untuk menggugah (membangunkan) hati melalui mantra sebagai
berikut
Bismillahir rahmaanir rahiim, Ati–ati siro tangi, Amoco
layang puspo kati, Sanyang surya sanyang sasi, Byar padhang badan
jasmani, Padang saking kersaning Allah, La ilaha illallah Muhammadur
rasulullah.
Mantra ini dibaca pagi hari di depan rumah sembari
menanti terbitnya matahari dan sore hari sambil menanti datangnya waktu
mahrib. Dan orang-orang tua zaman dulu yang mengamalkan Doa Padhang Ati
ini mengawalinya dengan puasa mutih selama 7 hari. Mutih adalah tidak
makan makanan yang berasal dari mahluk bernyawa/binatang
NOTE:
Tujuan utama penulisan artikel ini adalah untuk menambah wawasan saja,
kami tidak bermaksud menggurui atau pun mempengaruhi pembaca.
Mediametafisika sangat tidak menyarankan pembaca untuk mencoba cara yang
kami sampaikan diatas, karena sangat besar resikonya, apalagi jika
tanpa guru pembimbing. Jika para pembaca ingin belajar kami harap agar
menghubungi pihak yang benar-benar mengetahui tentang ilmu gaib. Semoga
saja artikel yang singkat ini dapat membawa manfaat.
Sumber : https://www.facebook.com/mediametafisika/posts/626140430760707